Featured
Showing posts with label doa. Show all posts
Showing posts with label doa. Show all posts

Saturday, May 28, 2016

Orang - orang yang Didoakan Malaikat




Orang - orang yang Didoakan Malaikat itu diantaranya :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci".
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’"
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan"
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf"
(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu"
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat"  (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’"  (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang - orang yang berinfak.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’".  (Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang sedang makan sahur"  (Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh"  (Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain"  (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

Semoga kita bisa menjadi salah satu dari orang-orang yang didoakan oleh malaikat.. Aamiin YRA..


Sumber Tulisan Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi (Orang - orang yang Didoakan Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005)

Images by : google

Thursday, May 26, 2016

Dahsyatnya Kekuatan Doa




Doa artinya ucapan yang disampaikan dengan kerendahan hati, penuh harapan, yang berisi permohonan atau pujian kepada Allah SWT, dan dilakukan dengan cara tertentu. Doa adalah ibadah yang tidak menuntut syarat dan rukun yang ketat. Artinya, doa bisa dilakukan kapan dan dimana saja kita perlukan. Doa merupakan ibadah, bahkan intisari pengabdian kepada Allah SWT. Sebagaimana disebutkan dalam beberapa riwayat berikut; "Doa adalah ibadah." (H.R.Bukhari), dan "Doa adalah otak ibadah." (H.R.Tirmidzi).

Doa bisa mengubah yang tidak bisa menjadi bisa, yang sulit menjadi sederhana, yang berat menjadi ringan, yang biasa-biasa menjadi spektakuler. Hal ini dijelaskan dalam Al Qur'an :

" Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah!" maka jadilah sesuatu itu." (Q.S Ya'sin : 82)
Dan dijelaskan juga dalam ayat :

" Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "jadilah!", maka jadilah sesuatu itu."   (Q.S An-Nahl: 40)

Ada beberapa type orang yang berdoa, sebagai berikut :

1. Orang yang tidak pernah berdoa baik ketika susah atau bahagia. 

Hal ini dijelaskan dalam Al Qur'an sbb ;

Dan Tuhanmu berfirman, "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".  (Q.S. Al mu'min  : 60)

2. Orang yang berdoa ketika sedang mengadapi kesulitan.

Hal ini dijelaskan dalam Al Qur'an sbb ;

" Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo'a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu darinya, dia kembali (ke jalan yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdo'a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Demikianlah dijadikannya terasa indah bagi orang-orang yang melampaui batas  apa yang mereka kerjakan."  (Q.S yunus:12)

3. Orang yang selalu berdoa baik susah ataupun bahagia

Hal ini dijelaskan dalam Al Qur'an sbb ;

" Wahai manusia, kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), lagi Maha Terpuji." (QS. Fatir:15)

4. Orang yang rajin berdoa tergantung mood/suasana hati

5. Orang yang pernah berdoa tetapi menghentikannya karena putus asa doanya belum/tidak dikabulkan.


Fakta seputar doa :
  1. Doa adalah ekspresi kerendahan hati seorang hamba dihadapan Allah Swt
  2. Doa  adalah ekspresi kedekatan seorang hamba dengan Allah Swt
  3. Doa adalah obat kecemasan
  4. Doa adalah salah satu sumber kesehatan fisik dan mental

Waktu-waktu dikabulkannya doa :
  1. Sepertiga malam
  2. Sesudah sholat fardhu
  3. Ketika waktu lapang (ketika sedang tidak sulit)
  4. Ketika sujud. Rasulullah bersabda : " Jarak yang paling dekat antara seorang hamba dengan Tuhan nya adalah ketika sedang sujud, maka perbanyaklah doa pada waktu itu, karena Allah akan mengabulkan doa kamu."  (H.R.Muslim)
  5. Antara adzan dan iqomah. Rasulullah bersabda : " Tidak akan tertolak doa yang dipanjatkan antara adzan dan iqomah." (H.R. Abu Daud, tirmidzi, nazai).  (Hal ini berlaku jika kita akan melakukan sholat berjamaah di masjid.)
Tempat terbaik utk berdoa :
  1. Padang Arofah. Rasulullah bersabda:  "Sebaik-baik doa adalah ketika wukuf di Arafah." (H.R. Ahmad & Tirmidzi)
  2. Di masjidil Haram. Rasulullah bersabda : " Shalat di masjidil Haram pahalanya seratus ribu kali dari tempat lain." (H.R.Tabroni)
  3. Di mesjid Nabawi. Rasulullah bersabda : " Shalat di mesjidku ini (mesjid Nabawi) pahalanya seribu kali." (H.R. Tabroni)
  4. Masjidil Aqso. Rasulullah bersabda : "Shalat di Baitul Maqdis (masjidil Aqso) pahalanya lima ratus kali." (H.R. Tabroni)
Cara-cara agar doa dikabulkan :

1. Awalilah doa dengan Asmaul Husna.
Firman Allah :

"Dan Allah memiliki Asma'ul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma'ul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya586. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan."  (QS. Al Araaf : 180)

586 : Maksudnya, jangan dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah, atau dengan memakai Asma'ul Husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah, atau mempergunakan Asma'ul Husna untuk nama-nama selain Allah.

2. Ucapkanlah kalimah tauhid : 

"Allahuma inni as aluka bi anni asyhadu annaka antallahu laa ilaha illa antal ahadu shamadul ladzi lam yalid wa lam yuulad wa lam yakun lahu kufuan ahad."
Artinya : "ya Allah aku memohon kepada-Mu dengan bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada Tuhan kecuali Engkau yg satu. Engkau tempat bergantung, yang tidak melahirkan dan tidak dilahirkan dan tidak ada siapapun yg setaraf dengan-Mu."

Atau : " Laa ilaaha illallahu wallaahu akbar, Laa illaha illalahu wahdahu laa syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir, laa ilaaha illallaahu, walaa haula walaa quwwata illa billah"
Artinya : "Tiada Tuhan selain Allah, dan Allah maha besar, tiada Tuhan selain Allah yang maha tunggal tiada sekutu bagi-Nya milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya pula segala puji, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah dan tiada daya serta tak ada kekuatan selain dengan kekuatan yang datang dari Allah."

3. Awalilah doa dengan bersholawat.
Fadlan bin ubaid berkata, Rasulullah mendengar seorang lelaki berdoa tetapi dia tidak bersholawat, maka Rasulullah bersabda : "Bila salah seorang diantara kamu berdoa maka hendaklah ia memulainya dengan pujian kepada Allah lalu bersholawat untuk nabi kemudian setelah itu berdoa lah dengan apa saja yg ia inginkan." (H.R. Abu daud, Tirmidzi, Akhmad dan Hakim)

4. Bingkailah doa dengan prasangka baik.
Allah berfirman dalam hadits qudsi : "Aku akan mengikuti prasangkaan hamba-Ku kepada-Ku dan Aku selalu menyertainya apabila dia berdoa kepada-Ku." (H.R.Bukhari Muslim)

5. Berdoalah dgn penuh optomis.
Rasulullah bersabda: "Hai manusia jika kamu meminta kepada Allah, maka mintalah dengan penuh optimis karena Allah tidak akan mengabulkan doa orang-orang yang pesimis." (H.R. Imam Ahmad)

6. Lakukanlah doa dengan rendah hati dan suara lembut.

" Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (Q.S. Al Araaf : 55)

7. Berdoalah berulang kali.

Hal ini merujuk kepada apa yg dilakukan Rasulullah. Seorang sahabat Nabi berkata, " Nabi SAW apabila berdoa mengulanginya 3 kali dan apabila meminta juga mengulanginya 3 kali." (H.R.Musliim)

8. Barengi doa dengan ikhtiar

Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga dengan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. " (Q.S.At-Taubah : 105)


Semoga Bermanfaat...

Sumber : Majelis Percikan Iman, oleh Ust. Aam Amiruddin, DR

Image by google
Copyright © 2015 Catatan Kajian Majelis Taklim Bandung
| Distributed By Gooyaabi Templates